Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan

14 Maret 2018

DIY Paper Flower: Bunga Kertas untuk Seserahan


Salah satu perintilan pernikahan yang butuh waktu cukup lama untuk mempersiapkannya adalah seserahan. Percaya atau enggak; mulai dari memikirkan konsep, membuat daftar kebutuhan, kroscek harga di sana-sini, mulai membeli isi seserahan, sampai akhirnya perkara membungkus seserahan itu butuh waktu total hampir satu bulan sendiri. 

Tapi, janganlah dianggap ribet ya. Karena ini momen persiapan hari bahagia, berarti nyiapinnya harus bahagia juga kan? Ya doong~

Seperti di postingan gue soal from A to Z di sini, gue kan bilang kalau seserahan pernikahannya gue bungkus dan gue hias sendiri. Salah satu hasilnya kayak gini nih:


Puas? Alhamdulillah puas banget. Entah kenapa karena semuanya handmade, rasanya jadi lebih berarti dan berkesan. Pas mau ngebongkar aja kayak eman-eman gitu.

Nah, salah satu printilan handmade yang gue buat adalah si kembang kertas atau paper flower ini. Ternyata pembuatannya nggak terlalu sulit, hasilnya juga lumayan bagus. Kalau ditanya dapet referensi dari mana….. Yaaa, dari Pinterest lah! Ehehehe.

Di bawah ini gue akan menceritakan bagaimana cara gue membuat DIY Flower Paper yang gue pakai untuk hiasan kotak seserahan. So, silakan dibaca sampai selesai ya!

Alat dan Bahan:


  1. Kertas krep warna-warni (kuning, hitam/coklat)
  2. Benang hitam
  3. Gunting
  4. Penggaris

Langkah Pengerjaan:
  1. Guntinglah kertas krep dengan 2 ukuran. Yang besar (kuning) berukuran 9x20cm, sedangkan yang kecil (hitam) berukuran 5x20cm
  2. Susun kertas krep tersebut masing-masing menjadi 5 lembar per susunan
  3. Letakkan susunan kertas krep yang kecil di atas susunan kertas krep yang besar
  4. Lipat kertas krep yang sudah disusun tadi seperti melipat kertas (dilipat bolak balik)
  5. Ikat bagian tengah lipatan kertas dengan menggunakan benang hitam
  6. Gunting bagian ujung kertas krep membentuk lengkungan keluar
  7. Lebarkan lipatan kertas krep membentuk lingkaran
  8. Tarik ke atas lembaran kertas krep satu persatu yang telah tersusun sampai membentuk bunga

Kurang lebih, tutorial yang di pinterest kayak gini nih:

credit: Pinterest | dan sini


Taraaa! Nggak susah kan? Kalau mau bunga dengan bentuk kelopak yang berbeda, bisa dilakukan dengan mengubah bentuk guntingan kertas yang berada di bagian ujung.

Bikinlah bunga yang agak banyak, kemudian susun-susun di kotak seserahan. Bisa ditambah daun sintetis atau ornamen lain. 

Oiya, flower paper ini juga bisa dibuat dengan bentuk yang besar yaa. Kalian tinggal potong kertas sesuai dengan ukuran yang lebih besar. Bisa dipakai buat dekorasi engagement, atau bridal shower, atau ulang tahun dan yang lainnya.

Proses pembuatan flower paper yang gue lakukan untuk keseluruhan kotak seserahan gue hanya membutuhkan waktu satu hari loh.

Seserahan handmade by me for myself :D



Gimana? Kalian mau coba buat juga?

Harga:
Kertas krep Rp2.500/pc 
Benang Rp1.500/pc

7 November 2017

Mencari Tahu UserID Instagram dan AccessToken

Untuk mencari tahu userID Instagram Anda, Anda dapat membuka link ini.
Nanti akan muncul tampilan seperti ini.



Klik Generate Instagram Access Token. Anda akan diminta untuk melakukan login ke akun instagram Anda.



Tara! Access Token akun Instagram Anda sudah jadi.



Bagian yang kotak berwarna oranye adalah UserID, sedangkan seluruh kodenya merupakan AccessToken. Anda tinggal copy-paste keduanya dalam blog Anda, kemudian memberikan sedikit pengaturan untuk peletakannya. Maka, feed instagram Anda akan muncul dalam blog, seperti yang ada di bagian bawah blog ini.

Selamat mencoba!

26 September 2017

Membuat Sharing File Menggunakan HFS

Semuanya berawal saat workshop pembuatan buku ajar kemarin. Setelah workshop selesai, peserta diminta mengumpulkan buku yang udah dibuat melalui HFS (HTTP File Server). Nggak perlu modal koneksi internet, yang penting di komputernya ada web browser dan IP Server sama Client nya berada dalam satu jaringan. Peserta udah bisa download materi dan upload tugas dalam waktu yang singkat. 

Tiba-tiba gue kepikiran untuk menggunakan HFS dalam pendistribusian tugas dan pengumpulan tugas. Selama ini untuk distribusi tugas gue mengandalkan Google Drive dan bit.ly. Cukup efektif sih, jadinya siswa bisa buka tugas di komputer masing-masing. Terus pengumpulan tugasnya via flashdisk. Nah, masalahnya itu flashdisk yang dipakai cuma satu, punya gue doang. Alhasil waktu yang tersita untuk ngumpulin tugas aja bisa 30 menitan sendiri karena harus gantian.

Oiya, jangan dibayangkan sekolah tempat gue ngajar adalah sekolah dengan fasilitas super lengkap dan siswa yang seluruhnya berada di keluarga menengah ke atas ya, jadi tiap kelas itu jarang banget yang punya flashdisk sendiri. Udah gitu, di lab komputer yang buat belajar Microsoft Office nggak ada proyektor yang stand by, adanya portable dan kabelnya pendek banget. Jadi gurunya yang harus puter otak supaya pembelajaran tetap tersampaikan dengan baik.

Mau coba pakai fitur sharing dari Windows langsung, tapi kok ribet. Mau coba kumpulin tugas via email, ribet juga. Mau lewat e-learning harus bikin akun dulu. Ribet. Gue dari kemaren bertanya-tanya, ada nggak sih portal yang bisa dipakai untuk upload file tanpa harus punya akun dulu dan nggak butuh koneksi internet? Ternyata, HFS bisa jadi solusinya.

Pertama-tama, download dulu aplikasi HFS nya di sini. File sizenya ringan kok, nggak terlalu besar. Udah gitu, portable dan nggak perlu diinstal dulu.

Sebelum menggunakan HFS nya, pastikan dulu IP Address Server dan Client udah berada dalam satu jaringan. Karena kasusnya hanya di laboratorium yang notabene cuma satu ruangan dan hanya ada 30-an PC, dan biasanya juga udah disetting untuk UNBK juga, jadi biasanya IP Address nya udah satu frekuensi. Kalau ternyata belum, silakan ubah dulu IP Address di servernya supaya jadi satu frekuensi.

Kalau sudah, buka deh HFSnya. Nanti akan muncul tampilan seperti ini.



Selanjutnya, gue akan mengupload file yang akan gue tugaskan kepada siswa. Caranya klik Menu, Add Files, kemudian pilih filenya.



Nanti setelah file berhasil diupload, tampilannya adalah sebagai berikut.

Untuk mengecek tampilan dari web browser, klik pada bagian yang diberi tanda panah. File yang sudah diupload tadi sudah bisa didownload oleh Client dengan mengetikkan IP adress Server di Web Browser.


Jika tugas sudah didownload dan dikerjakan, kini saatnya membuat tempat untuk mengupload tugas. Caranya adalah dengan membuat folder baru di HFS. Caranya kayak gini nih..

Buat dulu folder di File Explorer komputer. Misalnya di Drive D:. Misalnya nama folder yang dibuat adalah "Mengumpulkan Tugas".

Kemudian buka kembali HFS, klik Menu, pilih Add Folder from Disk. Lalu pilih folder yang tadi sudah dibuat.

Kemudian pilih Real Folder, sehingga muncul folder dengan warna merah.



Sekarang kita sudah memiliki tempat untuk mengumpulkan. Namun, folder yang sudah dibuat tadi perlu diatur agar bisa digunakan Client untuk mengupload file. Caranya adalah sebagai berikut:

Klik kanan pada folder "Mengumpulkan Tugas", kemudian pilih Properties.

Setelah itu pilih Tab Upload dan beri tanda centang pada pilihan Anyone. OK.


Cek kembali di Web Browser. Maka sudah tersedia pilihan untuk Upload file. Siswa tinggal diminta mengupload tugas yang sudah dikerjakan melalui file yang sudah di-share.


Gimana? Gue rasa sih ini jauh jauh jauhhhhh efektif dibandingkan metode yang sudah gue terapkan sebelumnya. File sharing ini selanjutnya nggak hanya bisa diterapkan untuk tugas lho. Lebih luas lagi, bisa juga dipakai untuk sharing file lainnya.

Selamat mencoba!




13 September 2017

Proteksi PDF: Agar File PDF-mu Tak Bisa Disalin-Tempel (Copy-Paste)

Sebagai seorang guru, gue pasti dihadapkan dengan pembuatan administrasi guru atau perangkat pembelajaran. Salah satunya adalah membuat tugas yang harus dikerjakan siswa. Berhubung mata pelajaran yang gue ampu berhubungan dengan langsung dengan teknologi informasi dan komunikasi, gue berusaha memanfaatkan fasilitas yang tersedia di sekolah dengan cara menggunakan laboratorium komputer sesering yang diperbolehkan. Hehe, maklum, kalau masih semester ganjil biasanya jadwal penggunaan lab masih longgar, kalau udah semester genap biasanya bakal sering dipakai untuk Try Out atau ujian kelas XII.

Nah, sejalan dengan keinginan gue juga untuk mengurangi penggunaan kertas dalam pembelajaran (paperless), gue seringkali mengupload tugas yang harus dikerjakan siswa ke cloud storage. Nanti siswa tinggal buka url yang gue sediakan, dan membaca sendiri file yang harus mereka kerjakan. Gue selalu mengunggah file tugas dalam format PDF.

Tapi namanya juga siswa, setiap pertemuan selalu aja tanya, "Bu ini boleh di copy-paste atau enggak?". Harusnya sih mereka tau gue bakal jawab apa doong. Dari situ gue berpikir (tanpa bermaksud suuzon ke murid sendiri) bahwa akan selalu ada kemungkinan siswa untuk copy paste tugas yang harus mereka kerjakan. Oiya, fyi, gue ngampu materi tentang Microsoft Office, salah satunya Microsoft Word yang sebagian besar tugasnya adalah mengetik ulang sebuah teks dengan pemformatan yang sudah ditentukan.

Untuk mengantisipasi adanya kesempatan copy paste itu, sekaligus melatih mereka untuk terbiasa mengetik dan membaca, akhirnya gue memutuskan untuk memprotect file PDF yang gue unggah sebagai tugas mereka. Cara ini lumayan ampuh sih untuk siswa di sekolah tempat gue ngajar. Caranya juga nggak terlalu susah, cukup dengan satu software tambahan, yakni DoPDF 7 yang bisa diunduh gratis di sini, plus software PDF reader lain yang bisa gue pakai. Gue biasanya pakai Nitro PDF Reader yang Free.

Setelah selesai unduh DoPDF 7 nya, silakan diinstal terlebih dahulu.

Nah, sekarang saatnya mencoba!

1. Buka file PDF di PDF Reader yang kalian punya

2. Pilih menu File --> Print
3. Pada kotak pilihan Printer, pilih DoPDF v7 --> OK


 4. Pada kotak isian yang tersedia, pilih Nama File dan Lokasi Penyimpanannya --> OK

5. Taraaaa! Sekarang file PDFnya sudah tidak bisa dicopy-paste


Nah, beginilah usaha para guru untuk melatih siswa supaya tidak asal copy paste. Rasanya sih nggak terlalu sulit ya. Kalian bisa coba juga pakai cara ini. Selamat mencoba!