Tampilkan postingan dengan label PPL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PPL. Tampilkan semua postingan

12 Oktober 2014

Babak Akhir Dua Setengah Bulan

Ada perasaan lega yang bercampur sedikit haru Sabtu (11/10) pagi kemarin. Semua itu karena kegiatan praktik mengajar di salah satu sekolah menengah kejuruan negeri di Kota Yogyakarta yang gue laksanakan sudah mencapai pertemuan terakhir. Sejak bulan Agustus sampai Oktober gue masuk di kelas X MM pada mata pelajaran Pemrograman Web. Soal kegiatan ini sudah pernah gue bahas di post ini.

Kali ini gue mau cerita soal murid-murid yang gue ajar selama dua setengah bulan.

Pertama kali gue ketemu sama mereka adalah saat pelaksanaan MOPDB. Waktu itu gue jadi pendamping kelas bareng sama Tian dan dua orang panitia dari OSIS, mereka itu Yosi sama Lista. Tujuan gue memilih di kelas X MM waktu MOPDB itu adalah supaya gue bisa belajar untuk mengenal mereka sejak awal. Jadi, pas gue ngajar di kelas nanti, paling enggak gue udah tau sedikit lah mereka kayak apa. Walaupun di MOPDB ini masih banyak pura-puranya. Haha. Maklum, mereka kan baru aja ketemu. Emang sih ada beberapa yang berasal dari sekolah yang sama.

Gue inget pas pemilihan pengurus kelas sampai akhirnya Rayhan yang terpilih. Gue inget waktu dia dihukum gara-gara terlambat masuk kelas. Pas di depan, dia cuma nunduk megangin perutnya. Katanya sih sakit perut. Kebetulan waktu itu juga pas bulan Ramadhan. Selama MOPDB berjalan udah cukup kelihatan sih sikap-sikapnya. Misalnya ada yang nanya mulu, ada yang dieeeeeeeeeeem aja, ada yang mencoba untuk kenalan, ada yang mencoba untuk ngelucu, dan ada yang mulai kelihatan calon-calon badungnya. Hihi.

Sampai akhirnya gue masuk kelas untuk pelajaran. Pertemuan pertama, gue masih meraba-raba, sistem seperti apa yang akan gue terapkan untuk mereka. Gue sih pengennya nyantai tapi serius. Anak-anak merhatiin gue ngomong di depan, merespon apa yang gue bicarakan, tekun, dan mau belajar sendiri atas apa yang tidak gue ajarkan. Jadi, materi udah gue persiapkan sebaik-baiknya dari rumah.

Ternyata gue waktu itu cukup salah. Haha. Gue lupa kalau mereka itu baru lulus SMP, yang notabene belum pernah bersinggungan dengan hal absurd macem Pemrograman Web. Pertemuan pertama emang nggak langsung koding sih, alhasil selama empat jam gue nyerocos teori sampe leher gue sakit. Mereka nggak ribut, mereka nurut dan cenderung diem kok. Mungkin guenya aja yang nggak santai. Haha. Udah gitu, bentuk ruangan laboratorium menyebabkan mereka harus duduk membelakangi gue kalau ada materi yang disampaikan melalui proyektor. Sebagai guru, gue kan juga pengen diperhatiin sama murid-murid :3

Pertemuan selanjutnya, dimana ada tugas laporan yang harus dikumpulkan, beberapa anak ada yang nggak ngumpulin. Awalnya gue mengingatkan supaya mereka mengerjakan laporan karena nilainya akan gue masukkan ke daftar nilai. Eh, minggu berikutnya malah tambah banyak yang nggak ngerjain laporan dengan alasan terbanyak adalah: belum diprint.

Kesel? Emm, dikit sih. Mereka mencoba merayu gue supaya bisa ngumpulin belakangan. Tapi maaf beribu maaf, gue nggak kasih toleransi buat yang telat ngumpulin tugas. Mau disusulin pada hari yang sama, tetep nggak gue terima. Pas kejadiannya udah agak parah, guru pembimbing gue mulai bertindak. Gue juga menampilkan daftar nilai mereka yang masih kosong, dan akhirnya mereka minta ada perbaikan.

Oke, gue siapkan soal-soal tes formatif untuk perbaikan nilai tes formatif. Soal yang gue kasih di ujian perbaikan, sama persis dengan soal yang udah pernah gue kasih di jobsheet, dengan harapan nilai mereka bisa terdongkrak naik. Namun kenyataannya, yang bisa terdongkrak cuma sedikit. Kemudian ada lagi perbaikan laporan. Gue memberikan kesempatan untuk mengirimkan ulang laporan yang mereka kerjakan atau yang belum sempat mengumpulkan laporan karena terlambat. Sebagian besar menuntaskannya dalam waktu yang ditentukan. Sebagian kecil lainnya... emm, gitu deh. Hihi.

Tapi dibalik itu semua, mereka adalah anak-anak yang baik menurut gue. Mereka sudah berusaha semampu mereka untuk mengerjakan tugas-tugas yang gue berikan. Sebenernya, tugas-tugas kayak gitu tujuannya supaya mereka mengerti benar tahapan yang harus mereka lalui sebelum pada akhirnya nanti mereka bisa bikin web mereka sendiri. Gue juga sama-sama belajar untuk bikin web. Dulu, waktu semester dua di kampus, gue cuma dapet materi HTML sama PHP secuil doang. Dan seiring dengan berkembangnya zaman, teknologi yang digunakan untuk membuat web juga semakin canggih. 

Sampai akhirnya, kemarin itu pertemuan terakhir. Gue memberikan dua jobsheet yang harus mereka kerjakan karena pertemuan minggu sebelumnya tidak ada, tersebab ada libur Idul Adha. 10 menit sebelum jam selesai, gue mengumpulkan mereka di bagian tengah laboratorium dan menyampaikan sedikit kata perspisahan.

Gue juga meminta mereka menuliskan kesan, pesan, saran, kritik, evaluasi atau curhatan mereka yang nggak sempat mereka sampaikan ke gue selama ini. Gue pengen tau gimana mereka memandang gue sebagai guru yang menemani mereka belajar selama dua setengah bulan kebelakang. Sebagai kenang-kenangan, gue memberikan sebuah bingkisan yang gue harap bisa menjadi cahaya terang buat mereka dalam belajar. Semoga ilmunya akan terus bermanfaat dimana saja mereka berada.

Kemudian, ditutup dengan acara foto bersama..
*Fotonya masih ada di murid gue. Kemaren minta dikirimin lewat whatsapp tapi dia belum ada paketan data katanya. Haha.

Begitu sampai di rumah, gue bacain semua pesan dari mereka. Bacanya sambil cengar cengir gembel gitu. Haha. Sekali sekali, ngakak.. Sekali-sekali bilang "aamiin..". Ada beberapa poin yang sebagian besar mereka tulis di kertas, misalnya gue itu kalau ngajar kurang tegas, jadinya anak-anak suka pada ribut sendiri. Terus ada yang bilang masih kaku, kalau ini mungkin iya, yaaaa maklum ya namanya juga baru pertama. Terus ada juga yang bilang kalau ngasih tugasnya kebanyakan. Bahkan ada yang nulis tidurnya jam 3 pagi gara-gara ngerjain tugas dari gue -_- Sebagian lain bilang kalau diajarin sama gue tuh seru. Bisa serius tapi santai, nggak galak. Sampai ada yang nulis the best teacher gitu. Ada i miss you nya segala. Ada juga yang curhatnya puanjaaaaang banget. Ada juga yang ngedoain cepet wisuda dan jadi guru beneran. AAAAMIIIIIN :)))))

Aaaaah, terharu nih. PPL sejatinya memang pasti akan memberikan kesan dan banyak pembelajaran untuk siapapun yang menjalaninya dengan sebaik mungkin. Ada banyak hal yang bisa dipetik. Sekarang saatnya gue melanjutkan kehidupan gue. Haha. Menyelesaikan laporan dan PDKT sama skripsi. Doakan semuanya lancar yaaaa..

Eiya, sebelum itu, gue mau liburan dulu. Harus. Kudu. Wajib :D

Buat murid-muridku, barangkali ada yang baca..
Ibu berterima kasih sekali sama kalian, karena kalian sudah dengan senang hati menerima ibu menjadi guru kalian. Terima kasih sudah menjadi murid yang baik, penurut dan nggak macem-macem. Terima kasih sudah berusaha menyelesaikan segala tugas yang ibu berikan dengan sebaik-baiknya. Mohon maaf untuk segala sikap dan ucapan yang mungkin kurang berkenan dari ibu ke kalian. Mengajar kalian selama dua setengah bulan membuat ibu mengerti betapa berat tugas yang diemban oleh seorang guru, namun keberadaan murid yang rajin dan tekun adalah obat untuk itu semua. Ibu akan terus belajar, dan ibu harap kalian juga begitu. Teruslah merasa bodoh, agar kalian tetap lapar akan ilmu pengetahuan yang sangat banyak diluar sana.
Belajarlah untuk membagi waktu. Tidak ada tugas yang terlalu banyak selama kalian bisa membagi waktu dan mencicilnya sedikit demi sedikit. Kehidupan sekolah seperti inilah yang sudah kalian pilih, maka, jalanilah dengan sepenuh hati. Ketika kalian ingin menyerah, ingatlah saat pertama kali kalian mengusahakannya. Ingat bahwa ada banyak sekali orang diluar sana yang telah kalian sisihkan demi menempati 32 kursi di kelas X MM. Tetap semangat dimanapun dan kapanpun kalian berada.
Salam,
Bu Hanifah

Waktu Perbaikan Tes Formatif

12 Agustus 2014

Jadi Guru itu Gampang Susah

Hai fellas~
#timpukCobek

Gue mau cerita sedikit pembahasan yang sedang ngetren di basecamp tempat gue PPL alias Praktik Pengalaman Lapangan. Iya, gue macem magang gitu jadi guru. Nah, sekarang kan udah mulai aktif KBM ya, gue sama 39 temen kampus gue yang lain akan belajar untuk jadi seorang guru. Masing-masing dari kita punya satu guru pembimbing, kemudian 'dikasih' mata pelajaran yang diampu sama guru tersebut.

Buat yang belum ngeh sama dunia per-guru-an, mungkin mikir kalau ngajar itu gampang. Ternyata pendapat itu bener nggak bener sih. Kita emang nggak boleh menganggap suatu hal terlalu mudah, tapi kalau dianggep terlalu susah juga nggak boleh. Haha, terus gue maunya apa --"

Ternyata, persiapan buat ngajar itu banyak gaes. Selain mempersiapkan materi, kita juga mempersiapkan Buku Administrasi Pendidik. Didalamnya mencakup kalender pendidikan, jumlah jam efektif, silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), program tahunan, program semester, analisis siswa, kisi-kisi, soal ujian dan segala macam yang gue juga nggak hafal. Nah, berhubung kita masih guru pemula, masih calon guru malahan, kita belum paham gimana caranya bikin bikin yang kayak begituan. Sementara, ada beberapa guru pembimbing yang menganggap kita udah bisa bikin itu. Walaupun gurunya welcome, kadang kalau kita kebanyakan nanya juga nggak enak kan. Akhirnya untuk bikin administrasi itu kita bikin rame-rame di basecamp.

Sejujurnya, kita sedikit mengalami kesulitan. Kita nggak tau caranya. Beberapa ada yang tau, tapi banyakan yang enggak tau. Misalnya aja waktu mau ngitung jumlah jam efektif yang berasal dari jumlah minggu dalam sebulan, kemudian dihitung jumlah minggu efektif, hari efektif sampai ketemu jam efektif yang tiap mata pelajaran itu beda-beda. Kita kebanyakan keder buat ngitung 'seminggu yang efektif tuh macem apa sih?' atau 'ngitung jam efektifnya kayak gimana?'.

Lain lagi misalnya buat bikin RPP. RPP itu kan rencana pas kita ngajar tuh mau ngapain aja. Di dalamnya ada kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan, materi, metode pembelajaran, sampai evaluasi dan penilaian peserta didik. Sumber bikin RPP itu biasanya dari silabus. Tapi kalau nggak terlatih kan tetep aja keder. Beneran deh. Padahal semester kemarin udah ada microteaching ya, dimana pada mata kuliah itu juga diajarin cara bikin RPP. Tapi kenyataan di lapangan, kadang ada yang beda beda gitu, bahkan ada temen juga yang belum tau kalau bikin RPP itu patokannya adalah silabus.

Kalau baru mulai persiapan pas udah mau ngajar gini, apalagi ditambah jadwal KKN yang juga padat, kita merasa keteteran. Macem udah sampe medan perang tapi baru mau nyari senjatanya dimana. Haha. Nah, sebenernya sih ini gue semacam mau saran, tapi gue nggak tau mau saran kemana jadi gue tulis disini aja.

Berhubung kita juga harus bikin Buku Administrasi Pendidik dengan segala konten didalamnya, alangkah lebih baiknya apabila di kampus juga diajarin cara ngitung jam efektif, cara nganalisis dan cara bikin soal-soal. Bisa tuh misalnya dimasukkin ke mata kuliah microteaching. Jadi, dalam satu semester itu seolah-olah kita udah beneran PPL. Di awal, kita nyiapin administrasi pendidik termasuk contoh gimana ngitung jam pelajaran dan lain-lain. Kalau gitu kan mesti pas diterjunin ke sekolah udah pada punya pegangan ilmu. Ya meskipun PPL ini juga sarana buat belajar dari lapangan, tapi menurut gue sih nggak ada salahnya kalau pengetahuan buat persiapan PPL lebih mateng, dan lebih baik dari sekarang.

23 Februari 2014

Penyerahan PPL SMKN 3 Yogyakarta 2014

Sebanyak 43 mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta diterima dengan tangan terbuka oleh Wakil Kepala Sekolah urusan Kesiswaan, Bapak Drs. Setyo Budi Sungkowo di Ruang Sidang SMK Negeri 3 Yogyakarta, Sabtu (22/2) pagi. Mereka adalah mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada tahun ajaran 2014/2015 Juli mendatang. Dalam sambutan penyerahannya, Dr.Zainur Rofiq, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan menyampaikan bahwa perlu adanya kerjasama yang saling menguntungkan dengan program PPL ini, sehingga hubungan baik antara Universitas Negeri Yogakarta dengan SMK Negeri 3 Yogyakarta yang telah berlangsung lama tetap bisa berjalan. Usai prosesi penyerahan, mahasiswa menuju kantor jurusan masing-masing untuk melakukan koordinasi lebih lanjut terkait observasi yang akan segera dilakukan. Program PPL sendiri rencananya akan dilaksanakan mulai tanggal 1 Juli sampai 17 September 2014.

udah cocok nulis berita belom? :3