5 November 2016

Lika-liku Skripsi

Beberapa waktu belakangan ini gue sempet ditanya sama beberapa orang teman yang sedang berjuang menuju gelar Bachelor of Education tentang step-by-step dalam menyelesaikan skripsi. Ada yang nanyain bagian izin penelitian, ada yang nanyain teknis pengambilan data, ada yang nanyain soal validasi, ada yang minta dikirimin file skripsi gue yang udah jadi, ada juga yang nanyain syarat buat ujian, ada juga yang nanyain kapan gue nikah. Beneran, pertanyaan terakhir biasanya akan menjadi pelengkap chat gue dengan beberapa teman yang bertanya.

Kenapa mereka tanya sama gue? Emm sebenernya bukan karena gue lebih pinter atau lebih jago soal per-skripsi-an. Gue Cuma lulus lebih dulu daripada mereka. Gue ngerjain skripsi juga nggak sebentar, butuh perjuangan ekstra dan derai air mata yang bercucuran. Dan karena gue tau bahwa ngerjain skripsi itu nggak segampang orang-orang yang nanya "Kapan lulus?", gue mau bantuin mereka yang sedang berjuang, at least kalo mereka nanyain soal skripsi yang pernah gue lalui gue akan jawab.

Supaya nggak lupa sama perjuangan yang sangat mengharu biru itu, gue menuliskan setiap progress yang gue lakukan dalam selembar kertas (yang ternyata ujung-ujungnya jadi tiga lembar). Mulai dari nulis proposal sampe pelaksanaan wisuda. Ternyata, tulisan gue itu berguna banget, terutama buat jawab pertanyaan temen-temen soal langkah dan berkas yang harus mereka siapin kalau mau melakukan sesuatu dalam skripsi mereka.

Nah, setelah gue ringkas ternyata langkah-langkah dalam menyelesaikan skripsi itu terdiri dari 15 langkah:
1. Proposal
2. Observasi
3. Bab 1-3
4. Pembuatan Instrumen
5. Validasi Instrumen
6. Izin Penelitian
7. Pengambilan Data
8. Olah Data
9. Bab 4-5
10. Bebas Teori
11. Daftar Ujian
12. Ujian
13. Revisi Laporan
14. Yudisium
15. Wisuda

Supaya lebih ringkas kalau mau disave di komputer atau di handphone, akhirnya catatan progress gue itu ubah menjadi sebuah infografis. Masih berantakan sih buat ukuran infografis. Dan kayaknya malah jadi kurang begitu lengkap. Tapi boleh lho diintip. Hehehe…

Download di sini

Master Timeline biar Skripsi tetep ontime

Untuk bagian yang kurang lengkap karena terlalu banyak hal yang harus dilakukan, gue tulis sini aja ya:

MENGURUS IZIN PENELITIAN*

*Case: Penelitian di Sekolah di Kota Yogyakarta
  1. Mengurus surat izin dari kampus
  2. Mengurus surat izin di Kantor Gubernur DIY
    • Pergi ke Kantor Gubernur DIY (Waktu itu gue masuk lewat Jl. Mataram kalo nggak salah inget)
    • Bawa surat dari kampus, map, proposal yang dijilid, dan amplop putih panjang (siapin 10 lembar)
    • Naik ke lantai dua, nanti bilang aja mau ngurus izin penelitian
    • Isi blangko
    • Tunggu 15 menitan
    • Dapet surat izin
    • Difotokopi 7x (fotokopi ada di lantai 1)
    • Masing-masing amplop ditulisin tujuan suratnya kemana aja
  3. Mengurus surat izin penelitian dari Dinas Perizinan Kota Yogyakarta
    • Pergi ke Dinas Perizinan Kota Yogyakarta (satu komplek sama Balaikota)
    • Bawa map merah, surat dari kampus, proposal yang dijilid, dan surat dari kantor gubernur
    • Dapet tanda terima, tunggu satu hari
    • Besoknya baru surat izin penelitian dari dinas perizinan diambil
  4. Mengurus surat izin penelitian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi DIY
    • Pergi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi DIY (Selatannya GOR Among Rogo, sebelah barat)
    • Bawa surat izin dari kantor gubernur
  5. Mengurus surat izin penelitian dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta
    • Pergi ke Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta (Jl. Hayam Wuruk, selatan stasiun Lempuyangan)
    • Bawa surat dari kampus dan surat dari dinas perizinan
  6. Mengurus surat izin penelitian di sekolah
    • Bawa surat izin penelitian dari kampus, kantor gubernur dan dinas perizinan
    • Temui WKS 4
    • Tunggu disposisi dari sekolah
    • Pastikan udah koordinasi sebelumnya yaa sama orang sana kalau kita mau penelitian
Kelihatannya ribet dan berliku-liku gitu ya di bagian yang ini, tapi ini semua bisa diselesaikan dalam waktu minimal 3 hari kok. Yang agak bikin deg-degan adalah pas ngurus surat izin penelitian di kampus karena tanda tangan dari birokrasi itu lho yang terkadang harus mengandalkan keberuntungan. Hehe. Kalau yang di kantor gubernur itu setengah jam selesai, terus langsung ke dinas perizinan Kota Yogyakarta dan masukin berkas tapi kita baru bisa ambil suratnya keesokan harinya. Kalau yang di sekolah, sebelum masukin surat resmi, paling enggak harus udah koordinasi sama guru yang berwenang atas siswa-siswa yang bakal jadi respondennya ya.

PERSIAPAN UJIAN

Setelah ngurus bebas teori di KPLT, ada berkas yang harus dikumpulin di jurusan buat daftar ujian. Mulai dari naskah ujian yang dimasukin ke dalam map, surat bebas teori dan kartu bimbingan yang warna kuning. Jangan lupa mapnya dikasih nama, nomor HP, prodi dan tanggal masuk berkas. Habis itu udah deh mulai masuk ke masa penantian yang lumayan bikin urat agak kendor. Tinggal nunggu email dari koordinator skripsi buat tau kapan tanggal ujian buat gue.

Gue masukin berkas pertengahan Februari 2016 dan baru dapet email tanggal 1 Maret 2016. Nah, pas nerima email ini rasanya super deg-degan karena penasaran siapa yang bakal jadi dosen penguji. Akan ada rasa parno gitu sih waktu tau siapa aja pengujinya. Kalo berdasarkan cerita cari temen-temen gue sih, kalau pengujinya dosen muda itu pertanyaannya bakal lebih detail. Terus mitosnya (halah), kalo dari awal udah nggak kepengen banget diuji sama dosen tertentu, eeee pas dapet pengumuman ternyata dosen pengujinya adalah dosen yang dihindari itu. Nah, karena masih penuh misteri, persiapkan semaksimal mungkin aja. Baca laporan skripsinya minimal 3x. Oiya, jangan lupa bikin presentasi dan siapkan demo kalau penelitiannya tentang pengembangan. Masih ada waktu seminggu kok sebelum tanggal ujiannya berlangsung sejak pengumuman.

Nah, pas tanggal ujian udah diumumkan, hal yang selanjutnya dilakukan adalah konfirmasi tanggal. Sebenernya agak perlu kerja dua kali ya, udah dapet tanggal ternyata masih harus konfirmasi lagi. Konfirmasi ke dosen penguji dan konfirmasi ruangan juga. Pas bagian ini, antara gue dengan salah satu dosen penguji sempet ada drama gitu deh. Haha. Terus tanggal ujiannya juga jadi mundur seminggu. Wkwk.

Pas mau ujian, berpakaianlah yang rapi, jangan lupa sarapan, jangan sampai ada yang ketinggalan, kalau bisa referensinya dibawa buat persiapan kalo ditanyain bukti. Jangan lupa berdoa, minta do'a restu dari orang tua. Kemaren gue nambahin dengan baca Al-Insyirah sama do'a supaya diberi kelancaran pas berbicara di depan dosen penguji. Doanya kek gini:

قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
(Thoha (20) : 25-28 ) Artinya : 25. "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku , 26. dan mudahkanlah untukku urusanku, 27. dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, 28. supaya mereka mengerti perkataanku 

Waktu ujiannya kurang lebih 60 menit. Presentasi 10 menit, sisanya terserah dosen penguji #MacakHoror. Habis ujian, segeralah ngerjain revisi. Selain kalo kelamaan keburu males ngerjain, kalo lebih dari sebulan revisi nggak kelar kayaknya bakal disuruh ujian ulang deh. 

PERSIAPAN YUDISIUM

Kalau untuk persiapan dan berkas yudisium kayaknya udah masuk semua di infografis. Mulai dari bebas teori sampai untuk pendaftaran wisuda. Biasanya informasi tentang kelengkapan berkas bisa dilihat di pengumuman jurusan atau di loket KPLT. Nah, untuk pendaftaran yudisium dan wisuda ini juga biasanya perlu nyiapin ekstra tenaga, kesabaran dan keberuntungan. Karena mesti keliling kampus, mulai dari jurusan, fakultas, Perpus pusat sampai ke Bank juga.

Waktu gue ngurus pendaftaran yudisium kala itu, gue Cuma punya waktu satu hari doang karena satu dan lain hal. Mulai dari ngurus nilai ujian sampai masukin berkas ke Loket 4 KPLT. Alhamdulillah waktu gue ada di tahap ini, gue barengan sama Akhi lagi. Start jam 7 pagi, kelar jam 4 sore. Muka udah kucel, kaki pegel-pegel, tapi rasanya lega karena nggak telat buat daftar yudisium bulan itu (Maret 2016).

Setelah yudisium, tuntas sudah perjuangan di jenjang Strata 1. Alhamdulillaaah gue lulus di semester 10. Wkwk. Lumayan telat sih tapi at least apa yang gue mulai bisa gue selesaikan. Seharusnya, euforia kelulusan itu ada pas yudisium sih. Tapi kenapa ya yang ditunggu dan dipersiapkan dari jauh-jauh hari justru malah wisudanya ya? Padahal kalo nggak ikut wisuda kayaknya gapapa deh. Hehe.

Jadi, kesimpulannya, ngerjain skripsi itu adalah sebuah perjalanan yang melewati banyak tahapan. Sekali lo udah mulai, lo harus selesaikan itu. Itu bukti untuk diri lo sendiri bahwa lo bertanggung jawab terhadap studi dan pilihan yang telah lo ambil, dan bukti tanggung jawab kepada orang tua atas biaya yang udah mereka keluarkan untuk bisa sekolahin lo sampai bisa ngerjain skripsi kayak gini. Lo harus punya motivasi kuat kenapa lo harus selesaikan skripsi ini. Nggak jarang loh, yang pas kuliah pinter banget, ternyata ngerjain skripsinya malah lebih lama. Ya karena buat ngerjain skripsi, pinter aja nggak cukup. Perlu ditambah dengan rajin dan tekun. Apalagi membangun mood buat ngerjain skripsi itu juga nggak gampang. Terkadang perlu istirahat, tapi pliiiiis jangan berhenti sebelum selesai. 

Buat pembaca tulisan ini yang mungkin posisinya belum atau nggak lagi ngerjain skripsi, tapi punya temen yang lagi ngerjain skripsi, tolong jangan terlalu sering ditanya "Kapan lulus?". Percayalah, mereka yang ngerjain skripsi sedang berusaha buat mewujudkan kata itu agar nggak Cuma sekedar jadi pertanyaan. Mending kalo yang ditanya Cuma melengos aja, kalo ternyata dia jadi baper terus emosi terus lo dimusuhin (lebay sih, tapi who knows?), kan repot kaaan? Mendingan mereka dibantu dengan cara doain mereka. Sebut mereka dalam do'a, semoga ngerjain skripsinya dikasih kemudahan dan kelancaran. Terus kasih semangat jugaaa.. Ngirim makanan juga boleeeeh, etapi ntar kelar kagak gendut iya --"

Yaudah, kok lama-lama malah gue yang jadi berapi-api gini. Haha. Semoga informasi yang gue tulis ini bermanfaat. Oiya, untuk update informasi tentang skripsi di Prodi Pendidikan Teknik Informatika FT UNY, jangan males buat ngampus dan lihat papan informasi jurusan dan KPLT ya. Semangaaat!

3 komentar:

Komentar dari: